Kamis, 30 Oktober 2014

fungsi dan tujuan komunikasi



TUGAS MAKALAH

FUNGSI DAN TUJUAN

KOMUNIKASI

 


DI SUSUN OLEH :

SYARIFAH  NURJAMILA  (2A 1322 069)

MATA KULIAH :
ILMU KOMUNIKASI

UNIVERSITAS SAWERIGASING MAKASSAR
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
TAHUN PELAJARAN 2014/2015



KATA PENGANTAR

            Puji syukur kita panjatkan atas kehadirat tuhan yang maha Esa, karena atas berkat dan rahmatnya lah sehingga saya dapat menyelesaikan tugas makalah mata kuliah iLmu Komunikasi ini dengan tepat waktu.
            Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas materi tentang Fungsi dan Tujuan Komunikasi. Apa fungsi sich fungsi dan tujuan dari komunikasi ? Itu akan terjawab dalam makalah ini.
            Pada makalah ini, masih banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan, maka saya berharap mendapatkan kritikan serta saran dari para pembaca dan mahasiswa lainnya, terutama oleh dosen pembimbing mata kuliah ilmu komunikasi demi menyempurnakan makalah ini.
            Demikian sepatah kata dari saya yang sempat saya utarakan pada kata pengantar ini. Lebih dan kurangnya mohon di maafkan karena hanya hanya manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Adapun kesempurnaan pada makalah ini, itu semua datangnya dari sang pencipta.

Billahi Fisabilillahi
Nuun Walqalami Waa Maayaturuunn
Assalamu’alaikum wr.wb.


Parepare, 22 oktober 2014
                              Penyusun


                               Syarifah Nurjamila



DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .....................................................................................         i
DAFTAR ISI ...................................................................................................         ii

BAB I
PENDAHULUAN
      A. LATAR BELAKANG .........................................................................              1
      B. RUMUSAN MASALAH ....................................................................              1
      C. TUJUAN PENULISAN   ......................................................................`           1

BAB II
PEMBAHASAN 
A. FUNGSI KOMUNIKASI      ....................................................................          2
a.    Fungsi Komunikasi SecaraIndividual  ......................................            3
b.   Fungsi Komuniksi Secara Sosial   ..........................................          4
c.    Penerapan Fungsi Komunikasi Sosial Terhadap
     Individual ..................................................................................          6
B. TUJUAN KOMUNIKASI ...................................................................                     7

BAB III
PENUTUP
A.    KESIMPULAN..................................................................................          11
B.     SARAN  ..............................................................................................        11

DAFTAR PUSTAKA            ..........................................................................




BAB I
PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG MASALAH
Dalam pergaulan sehari-hari, kita tidak dapat lepas dari orang lain. Agar pergaulan kita lancar maka dipergunakanlah bahasa sebagai alatnya.Dari sinilah bahasa tersebut berfungsi sebagai alat komunikasi, dapat juga dikatakan bahwa, komunikasi adalah pertukaran pesan. Kita berkomunikasi dengan orang lain karena kita saling membutuhkan. Dengan berkomunikasi kita dapat bekerjasama dengan orang lain.
Proses komunikasi ditujukan untuk menciptakan komunikasi yang efektif. Komunikasi yang efektif artinya, bila terjadi pengertian, menimbulkan kesenangan, pengaruh pada sikap, hubungan yang semakin baik, dan perubahan perilaku.Komunikasi yang efektif juga bisa diartikan terjadi bila ada kesamaan antara kerangka berpikir dalam bidang pengalaman antara komunikator dengan komunikan. Untuk menciptakan komunikasi yang efektif maka harus dilakukan persiapan-persiapan secara matang terhadap seluruh komponen proses komunikasi, yaitu, komunikator, pesan, saluran komunikasi, komunikan, efek dan umpan balik. Bahkan dengan kata lain, proses komunikasi yang akan dilakukan harus didahului dengan upaya pemeriksaan terhadap pertanyaan-pertanyaan, siapa komunikatornya?, apa pesannya?, melalui media apa?, sasaranya siapa?, dan bagaimana efeknya pada sasaran.

B.       RUMUSAN MASALAH
1.      Apa fungsi dari komunikasi ?
2.      Apa tujuan dari komunikasi ?

C.      TUJUAN PENULISAN
Mampu mengetahui tujuan dan fungsi dari komunikasi agar komunikasi terjalin secara efekif.
BAB II
PEMBAHASAN

A.      Fungsi Komunikasi

Apabila komunikasi dipandang dari arti yang lebih luas, tidak hanya sebagai pertukaran berita atau pesan, tetapi sebagai kegiatan individu dan kelompok mengenai tukar menukar data, fakta, ide, maka fungsinya dalam setiap sistem sosial adalah sebagai berikut:
1.      Informasi: pengumpulan, penyimpanan, pemorsesan, penyebaran berita, data, gambar, fakta, pesan, opini, dan komentar yang dibutuhkan agar dapat dimengerti dan beraksi secara jelas terhadap kondisi lingkungan dan orang lain agar dapat mengambil keputusan yang tepat.
2.      Sosialisasi: menunjuk pada upaya pendidikan, dimana adanya penyediaan sumber ilmu pengetahuan yang memungkinkan orang bersikap dan bertindak sebagaimana  anggota masyarakat yang efektif sehingga ia sadar akan fungsi sosialnya dan dapat aktif didalam masyarakat.
3.      Motivasi: menjelaskan tujuan setiap masyarakat jangka pendek maupun jangka panjang, mendorong orang untuk menentukan pilihan dan keinginannya, mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan, mendorong kegiatan individu dan kelompok berdasarkan tujuan bersama yang akan dikejar.
4.      Perdebatan dan diskusi: menyediakan dan saling menukar fakta yang diperlukan untuk memungkinkan persetujuan atau menyelesaikan perbedaan pendapat mengenai masalah public, menyediakan bukti-bukti relavan yang diperlukan utuk kepentingan umum agar masyarakat lebih melibatkan diri dengan masalah yang menyangkut kepentingan bersama.
5.      Pendidikan: pengalihan ilmu pengetahuan dapat mendorong perkembangan intelektual, pembentukan watak, serta membentuk keterampilan dan kemahiran yang diperlukan pada semua bidang kehidupan.
6.      Memajukan kebudayaan: menyebarkan hasil kebudayaan dan seni dengan maksud melestarikan warisan masa lalu, mengembangkan kebudayaan dengan memperluas horison seseorang serta membangun imajinasi dan mendorong kreatifitas dan kebutuhan estetikanya.
7.      Hiburan: memberikan hiburan kepada masyarakat, lewat penyebarluasan signal, simbol, suara dan imajinasi dari drama, tari, kesenian, kesusatraan, music, olahraga, kesenangan, kelompok dan individu, melalui media masa, eltronik dsb, sehingga masyarakat dapat menikmati hiburan, dan melarikan diri dri kesulitan hidup sehari-hari, dan lain-lain.
8.      Integrasi: menyediakan bagi bangsa, kelompok, dan individu kesempatan untuk memperoleh berbagai pesan yang mereka perlukan agar mereka dapat saling kenal dan mengerti serta menghargai kondisi pandangan dan keinginan orang lain


a.       Fungsi komunikasi secara individual
Willian Stephenson dalam “teorinya permainan dalam komunikasi”.Dia manaruh perhatian pada komunikasi yang dimaksud untuk memperoleh kepuasan.Ia mengillustrasikan dengan suatu percakapan antara dua orang yang tidak punya tujuan tertentu yang jelas; mereka tidak berusaha meyakinkan seseorang atau menyingkirkan sesuatu dari teman bicaranya; mereka tidak mengharapkan apa-apa dari percakapan itu kecuali obrolan. Tetapi mereka senang.Yang demikian itu menurut istilah Stephenson adalah komunikasi hiburan.Contoh; sekelompok orang berbincang-bincang diwarung kopi pada sabtu malam untuk menghabiskan waktu setelah seminggu bekerja.Media televisi mensajikan acara lawakan atau sinetron yang sifatnya menghibur yang melihat.
Kesimpulannya;
Komunikasi secara individual (komunikasi antar individu), didapatkan ada dua fungsi komunikasi, yaitu komunikasi sebagai alat (kerja) untuk memenuhi kebutuhan manusia dan komunikasi sebagai hiburan untuk mendapatkan kesenangan.Kedua fungsi komunikasi tersebut didalam penerapannya dalam kehidupan sehari-hari tidak berdiri sendiri atau saling menghilangkan tetapi keduanya saling melengkapi atau pasti ada di setiap komunikasi antar manusia. Contohnya; ketika kita sedang membaca koran, kita tidak hanya mendapatkan kesenagan tetapi juga mendapatkan informasi yang kita perlukan untuk mengetahui kondisi masyarakat lebih luas.
b.      Fungsi komunikasi secara social
Dalam suatu esai klasik, Harold Lasswell yang ahli ilmu politik dan seorang pioner dalam kajian komunikasi, menyebut ada tiga fungsi sosial komunikasi;
·         Penjajakan lingkungan
·         Menghubungkan bagian-bagian yang terpisah dari masyarakat untuk menanggapi lingkungan.
·         Menurunkan warisan sosial dari generasi satu ke generasi berikutnya
Gambaran yang jauh lebih sederhana untuk tiga fungsi komunikasi menurut Lasswell, yaitu;
·         Penjajakan lingkungan sama hanya dengan mencari informasi untuk para pencari berita, hasil informasi tersebut disebarkan melalui media massa sehingga masyarakat mengetahui peristiwa yang telah terjadi. Bisa juga seorang ilmuan mengadakan riset untuk mengetahui realitas baru sehingga hasil temuan itu nantinya menjadi ilmu pengetahuan untuk dipelajari lebih lanjut oleh masyarakat.
·         Menghubungkan bagian yang terpisah dari masyarakat untuk menganggapi lingkungan; hal ini sama hanya yang dilakukan oleh manager/pemimpin perusahaan/organisasi/negara yang menyerap informasi yang parsial dari masyarakat untuk selanjutnya mengambil keputusan, tujuannya untuk mengatasi problem lingkungan yang ada.
·         Menurunkan warisan sosial dari generasi ke generasi; hal ini sama seperti sistem kebudayaan masyarakat yang menurunkan adat kebiasaan yang sifatnya turun temurun, bagaimana cara berburu, bagaimana menghargai alam, dan bagaimana bersyukur pada Tuhan.
Teori fungsi komunikasi sosial, jika diterapkan di sistem kemasyarakatan hasilnya seperti ini;
Sistem Politik
Sistem Ekonomi
Sistem Sosial
·     Pengamatan (mencari pengetahuan atau rahasia tertentu)
·     Kordinasi ; menafsir pengetahuan, membuat, menyebar, dan memaksakan kebijakan.
·     Pemindahan warisan social, hokum dan kebiasaan masyarakat
·     Informasi mengenai sumber dan kesempatan untuk jual beli dan sebagainya.
·     Interpretasi terhadap informasi; membuat kebijaksanaan ekonomi; pelaksanaan dan pengawasan pasar.
·     Memasuki perilaku ekonomi.
·  Informasi mengenai norma peran social, penerimaan atau penolakan terhadapnya.
·  Pengaruh pribadi, para pemimpin, institusi pemerintahan dan hukum, media pembentuk opini.
·  Pemindahan norma-norma social dan paket peran kepada anggota baru masyarakat.


c.       Penerepan fungsi komunikasi sosial terhadap individual
Komunikasi manusia adalah merupakan perilaku individual dan hubungan sosial. Masing-masing dari keempat fungsi komunikasi punya aspek ke dalam dan ke luar, berikut ini adalah tabelnya;
Fungsi
Aspek ke keluar
Aspek ke dalam
1.   Radar social
2.   Memanipulasi/mengolah, pembuatan keputusan
3.   Pengajaran
4.   menghibur
1.    mencari informasi, memberi informasi
2.    mempengaruhi, memerintah
3.    mencari ilmu, mengejar
4.    menghibur orang
1.   menerima informasi
2.   menafsir, menentukan
3.   belajar
4.   menikmati hiburan


Agaknya fungsi-fungsi ini telah mengalami perubahan dibandingkan dengan saat lahirnya masyarakat dan lembaga yang berbeda-beda telah melakukan tugasnya secara lebih profesional. Perubahan peta itu dapat digambarkan sebagai berikut;
Fungsi Komunikasi
Pada Masyarakat Tradisional
Pada Masyarakat Modern
Radar sosial
Kontak pribadi, pengamat, tukang cerita, dsb
Kontak pribadi, media berita
Managemen
Pengaruh pribadi, para pemimpin, penasehat
Pengaruh pribadi, para pemimpin, institusi pemerintah dan hukum, media pembentuk opini publik
Pengajaran
Pengajaran dalam keluarga, oleh ahli, melalui magang.
Sosialisasi awal dalam keluarga, system pendidikan, media dan referensi pengajaran.
Hiburan
Penyanyi balada, penari, pembaca cerita
Seni kreatif dan pertumjukan, media hiburan

B.       Tujuan Komunikasi
Menurut Riant Nugroho (2004:72) tujuan komunikasi adalah menciptakan pemahaman bersama atau mengubah persepsi, bahkan perilaku. Sedangkan menurut Katz an Robert Kahn yang merupakan hal utama dari komunikasi adalah pertukaran informasi dan penyampaian makna suatu system social atau organisasi. Akan tetapi komunikasi tidak hanya menyampaikan informasi atau pesan saja, tetapi komunikasi dilakukan seorang dengan pihak lainnya dalam upaya membentuk suatu makna serta mengemban harapan-harapannya (Rosadi Ruslan, 2003:83). Dengan demikian komunikasi mempunyai peranan yang sangat penting dalam menentukan betapa efektifnya orang-orang bekerja sama dan mengkoordinasikan usaha-usaha untuk mencapai tujuan.
Tujuan komunikasi disini menunjuk kepada suatu harapan atau keinginan yang dituju oleh pelaku komunikasi. Secar umum Harold D Lasswel menyebutkan bahwa tujuan komunikasi ada empat, yaitu :
Ø  Social Change (Perubahan Sosial). Seseorang mengadakan komunikasi dengan orang lain, diharapkan adanya perubahan sosial dalam kehidupannya, seperti halnya kehidupannya akan lebih baik dari sebelum berkomunikasi.
Ø  Attitude Change (Perubahan Sikap). Seseorang berkomunikasi juga ingin mengadakan perubahan sikap.
Ø  Opinion Change (Perubahan Pendapat). Seseorang dalam  berkomunikasi mempunyai harapan untuk mengadakan perubahan pendapat.
Ø  Behavior Change (Perubahan Perilaku). Seseorang berkomunikasi juga ingin mengadakan perubahan perilaku.
Pendapat lain mengatakan bahwa secara umum akibat atau hasil komunikasi dapat mencakup tiga aspek, yakni:
Ø  Aspek Kognitif, yaitu menyangkut kesadaran dan pengetahuan.
Ø  Aspek Afektif, yaitu menyangkut sikap atau perasaan atau emosi.
Ø  Aspek Konatif, yaitu menyangkut perilaku atau melakukan sesuatu.

      Dalam kaitannya dengan tiga aspek diatas, ada beberapa indikator dari akibat atau hasil komunikasi, diantaranya ada tiga macam yang cukup popular, yakni Model AIDA (Attention, Interest, Desire dan Action), model Hierarki Efek dan model Adopsi Inovasi.




Aspek/ Tahap
Model AIDA
Model Hierarki Efek
Model Adopsi Inovasi
Kognitif
Attention (perhatian)
Awareness (kesadaran)

Knowledge(pengetahuan)
Knowledge (pengetahuan)
Afektif
Interest (minat)

Desire (keinginan)
Liking (menyukai)


Preference (pilihan)

Conviction (meyakini)
Persuasion (persuasi)


Decision (keputusan)
Konatif
Action (tindakan)
Purchase (membeli)
Implementation (pelaksanaan)

Confirmation (konfirmasi)

Model AIDA ini memberikan gambaran bahwa dampak atau hasil komunikasi yang terjadi pada seseorang setelah ia menerima pesan akan menyangkut empat hal, yakni: attention (perhatian) dalam kolom kognitif, kemudian meningkat ke tingkat afektif yaitu interest (minat) dan desire (keinginan), selanjutnya menigkat ke tingkat action (tindakan). Diasumsikan bahwa tindakan yang diambil pada dasarnya didorong oleh adanya perhatian, minat dan keinginan.
Model Model Hierarki Efek ini hampir sama dengan model AIDA. Hanya saja proses proses pertahapannya lebih kompleks, yaitu mencakup enam tahap: awareness(kesadaran), knowledge (pengetahuan), liking (menyukai), preference (pilihan), conviction (meyakini), purchase (membeli).
Model Adopsi Inovasi, ini dikembangkan oleh Evererr M. Rogers (1983). Model ini memberika gambaran tentang lima tahap yang dilalui dalam proses pembuatan keputusan untuk menerima atau menolak inovasi. Yang dimaksud inovasi disini adalah suatu ide atau gagasan, praktek , atau benda yang dinilai baru oleh seseorang. Kelima tahap tersebut adalah knowledge (pengetahuan), persuasion (persuasi), decision (keputusan), implementation (pelaksanaan), confirmation (konfirmasi).
Dalam model tahap ini pelaksanaan bukanlah tahap terakhir.Karena setelah itu ada satu tahap lagi yakni konfirmasi. Pada tahap ini seseorang akan mencari bukti-bukti penguatan dan mempertimbangkan kembali keputusan yang telah diambil dan dilaksanakannya. Apabila ia merasa benar, maka tindakannya akan diteruskan, tetapi bila ia merasa tidak benar, atau terpengaruh oleh inovasi lain atau oleh kebiasaan lama, maka ia akan berhenti melaksanakan inovasi.
Pada umumnya tujuan komunikasi tujuan anatara lain, yaitu:
  1. Supaya yang kita sampaikan dapat mengerti, sebagai komunikator kita harus menjelaskan kepada komunikan (penerima) dengan sebaik-baiknya dan tuntas sehingga mereka dapat mengerti dan mengakui apa yang kita maksud.
  2. Memahami orang lain. Kita sebagai komunikator harus mengerti benar aspirasi masyarakat tentang apa yang diinginkan kemauannya.
  3. Supaya gagasan dapat diterima orang lain. Kita berusaha agar gagasan kita dapat diterima orang lain dengan pendekatan persuasive bukan memaksakan kehendak.
  4. Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu, menggerakan sesuatu itu dapat bermacam-macam, mungkin berupa kegiatan. Kegiatan dimaksud di sini adalah kegiatan yang lebih banyak mendorong, namun yang penting harus diingat adalah bagaimana cara baik untuk melakukan (Widjaja, 200:66-67)


BAB III
PENUTUPAN

A.      KESIMPULAN
1.      Fungsi komunikasi yaitu :
a.       Memberikan informasi
b.      Mempermudah sosialisasi
c.       Memberikan motivasi
d.      Saling menukar fikiran pada saat diskusi atau debat
e.       Memberikan pendidikan dan pengetahuan
f.       Menyebarkan hasil kebudayaan
g.      Memberikan hiburan

2.      Tujuan komunikasi yaitu :
a.       Supaya yang kita sampaikan dapat di mengerti
b.      Memahami orang lain
c.       Supaya gagasan atau ide dapat di terima orang lain
d.      Menggerakkan orang lain untuk melakukan sesuatu


B.       SARAN
Setiap manusia wajib kiranya mengetahui apa fungsi dan tujuan dari komuniaksi tersebut agar melakukan komunikasi dengan baik dan benar, krn tata cara berkomunikasi mempengaruhi pandangan dan peniliaian seseorang terhadap pribadi seseorang.



DAFTAR PUSTAKA

Cangara, Hafied.  Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 1998

Nurudin.Sistem Komunikasi Indonesia. Jakarta: PT. RajaGrafindo Persada, 2010

Roudhonah.Ilmu Komunikasi. Jakarta: UIN Jakarta Press, 2007

Widjaja.Komunikasi: Komunikasi dan Hubungan Masyarakat. Jakarta: Bumi  Aksara, 2008
Drs. Abdillah Hanafi, Memahami Komunikasi Antar Manusia, hal;19
Drs. Abdillah Hanafi, Memahami Komunikasi Antar Manusia, hal;28
 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar