Kamis, 30 Oktober 2014

Makalah karakteristik koMunikasi



BAB I
PENDAHULUAN

A.      LATAR BELAKANG MASALAH

Komunikasi adalah suatu proses, Komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan punya tujuan  (dilakukan dalam keadaan sadar) Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari para pelaku yang terlibat. Aktifitas komunikasi akan berlangsung dengan baik, apabila pihak-pihak yang terlibat berkomunikasi.
Komunikasi bersifat simbolis, Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang. Komunikasi bersifat transaksional, Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan; memberi dan menerima. Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu Komunikasi menembus faktor waktu dan ruang maksudnya bahwa para peserta atau pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama.

B.       RUMUSAN MASALAH
1.      Bagaimanakah karakteristik komunikasi berdasarkan jenis-jenis komunikasi ?
2.      Apa karakteristik komunikasi secara umum ?
3.      Apa hubungan karakteristik komunikasi interpersonal, massa, dan interaktif  ?

C.      TUJUAN PENULISAN
Mampu mengetahui karakter setiap jenis komunikasi yang digunakan dan ditemui dalam kehidupan sehari-hari.


BAB II
PEMBAHASAN

A.    KARAKTERISTIK KOMUNIKASI BERDASARKAN JENIS-JENIS KOMUNIKASI
1.      Saluran Komunikasi
Saluran komunikasi adalah alat melalui mana sumber komunikasi menyampaikan pesan-pesan (messages) kepada penerima (receiver). Saluran ini dianggap sebagai penerus/penyampai pesan yang berasal dari sumber informasi kepada tujuan informasi. komunikasi dari mulut ke mulut yang terjadi dalam interaksi tatap muka antara beberapa pribadi disebut sebagai komunikasi antar pribadi.
2.      Saluran Meddia Massa
Saluran media massa adalah semua alat penyampai pesan-pesan yang melibatkan mekanisme untuk mencapai audience yang luas dan tak terbatas. Surat kabar, radio, film, dan televise merupakan alat yang memungkinkan sumber informasi menjangkau audience dalam jumlah yang besar dan tersebar luas.
Karakteristik Media Massa:
a.       Publisitas, yakni disebarluaskan kepada publik, khalayak, atau orang banyak.
b.      Universalitas, pesannya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnya orang banyak (masyarakat umum).
c.       Periodisitas, tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari.
d.      Kontinuitas, berkesinambungan atau terus-menerus sesuai dengan priode mengudara atau jadwal terbit.
e.       Aktualitas, berisi hal-hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru, tips baru, dan sebagainya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada publik.
3.      Komunikasi Tatap Muka
Komunikasi tatap muka adalah suatu bentuk komunikasi yang mempertemukan secara tatap muka pihak komunikator dan komunikan. Pesan disampaikan secara langsung dari komunikator, dan secara langsung dapat langsung menerima umpan balik/feedback dari komunikan. Keuntungan menggunakan komunikasi interpersonal tatap muka adalah kita dapat melihat respon balik atau umpan balik komunikan saat melakukan proses interaksi. Jika umpan balik yang diberikan bersifat positif, maka kita pesan kita dapat diterima dengan baik oleh komunikasn. Sebaliknya bila respon bersifat negative, maka kita sebagai komunikator harus memperbaiki cara penyampaian pesan yang dimaksud.
Kelemahan dari komunikasi tatap muka adalah ketidak efektifan waktu. Komunikator dan komunikan harus bertemu dalam melakukan proses komunikasi dan menghabiskan waktu bersama di sebuah tempat. Memang, sebenarnya komunikasi tatap muka dapat menjadi lebih efektif bila melakukan hal melobby yang biasa dilakukan oleh para pimpinan perusahaan dengan pimpinan perusahaan lainnya.
4.      Komunikasi Interaktif
Komunikasi interaktif itu sendiri adalah penyampaian pesan dari sumber pesan tersebut kepada penerima pesan melalui media tertentu, serta penerima pesan mampu memberikan feed back secara langsung. Dengan feed back yang diberikan secara langsung, maka akan terjadi interaksi antara pemberi dan penerima pesan. Hal ini yang dilihat sebagai perkembangan komunikasi yang modern yaitu melakukan komunikasi tanpa tatap muka. Komunikasi interaktif ini berawal dari penemuan-penemuan media untuk melakukan komunikasi.
Penemuan telegram menjadi titik awal interaksi tanpa tatap muka. Semakin lama muncul teknologi komunikasi yang modern seperti televisi, radio dan komputer.  Konsep yang mendasari komunikasi interaktif sebenarnya adalah pengembangan dari konsep komunikasi massa.
5.      Komunikasi Massa
Komunikasi massa adalah suatu proses dimana suatu organisasi yang kompleks dengan bantuan satu atau lebih mesin memproduksi dan mengirimkan pesan kepada khalayak yang besar, heterogen, dan tersebar.
Jalaluddin Rakhmat merangkum:
Komunikasi massa adalah jenis komunikasi yang ditujukan kepada sejumlah khalayak yang tersebar, heterogen dan anonim melalui media cetak atau elektronik sehingga pesan yang sama dapat diterima secara serentak dan sesaat. Proses komunikasi massa ala AG. Eka Wenats Wuryanta adalah proses masyarakat menanggapi perspektif sejarah masyarakat itu sendiri.
Definisi komunikasi massa yaitu sebagai suatu proses yang secara simultan diperuntukkan untuk penduduk yang besar dan dalam skala yang sangat besar melalui media massa. Komunikasi dengan masyarakat secara luas (komunikasi Massa) Pada tingkatan ini kegiatan komunikasi ditujukan kepada masyarakat luas. Bentuk kegiatan komunikasinya dapat dilakukan melalui dua cara :Komunikasi massa Yaitu komunikasi melalui media massa seperti radio, surat kabar, TV, dsbnya.Langsung atau tanpa melalui media massa Misalnya ceramah, atau pidato di lapangan terbuka.
Karakteristik Komunikasi Massa menurut para pakar komunikasi:
a.       Komunikator Melembaga (Institutionalized Communicator) atau Komunikator Kolektif (Collective Communicator) karena media massa adalah lembaga sosial, bukan orang per orang.
b.      Pesan bersifat umum, universal, dan ditujukan kepada orang banyak.
c.       Menimbulkan keserempakan (simultaneous) dan keserentakan (instantaneos) penerimaan oleh massa.
d.      Komunikan bersifat anonim dan heterogen, tidak saling kenal dan terdiri dari pribadi-pribadi dengan berbagai karakter, beragam latar belakang sosial, budaya, agama, usia, dan pendidikan.
e.       Berlangsung satu arah (one way traffic communication).
f.       Umpan Balik Tertunda (Delayed Feedback) atau Tidak Langsung (Indirect Feedback); respon audience atau pembaca tidak langsung diketahui seperti pada komunikasi antarpribadi.


B.     KARAKTERISTIK KOMUNIKASI SECARA UMUM

1.      Komunikasi adalah suatu proses, Komunikasi merupakan serangkaian tindakan atau peristiwa yang terjadi secara berurutan.  
2.      Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan punya tujuan  (dilakukan dalam keadaan sadar).
3.      Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerjasama dari para pelaku yang terlibat. Aktifitas komunikasi akan berlangsung dengan baik, apabila pihak-pihak yang terlibat berkomunikasi 
4.      Komunikasi bersifat simbolis, Komunikasi pada dasarnya merupakan tindakan yang dilakukan dengan menggunakan lambang-lambang.
5.      Komunikasi bersifat transaksional, Komunikasi pada dasarnya menuntut dua tindakan; memberi dan menerima.
6.      Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu Komunikasi menembus faktor waktu dan ruang maksudnya bahwa para peserta atau pelaku yang terlibat dalam komunikasi tidak harus hadir pada waktu serta tempat yang sama.   


C.    HUBUNGAN KARAKTERISTIK KOMUNIKASI INTERPERSONAL, MASSA, DAN INTERAKTIF
Komunikasi interpersonal adalah komunikasi yang dilakukan kepada pihak lain untuk mendapatkan umpan balik, baik secara langsung (face to face) maupun dengan media. Berdasarkan definisi ini maka terdapat kelompok maya atau faktual (Burgon & Huffner, 2002). Contoh kelompok maya, misalnya komunikasi melalui internet (chatting, face book, email, etc.). Berkembangnya kelompok maya ini karena perkembangan teknologi media komunikasi.

Terdapat definisi lain tentang komunikasi interpersonal, yaitu suatu proses komunikasi yang bersetting pada objek-objek sosial untuk mengetahui pemaknaan suatu stimulus (dalam hal ini: informasi/pesan) (McDvid & Harari).

Selanjutnya adalah komunikasi interaktif. Definisi komunikasi interaktif adalah komunikasi yang muncul karena adanya interaksi antara individu dengan individu,individu dengan kelompok,atau kelompok dengan kelompok. Proses komunikasi adalah peyampaian informasi dari komunikator kepada komunikan melalui media secara aktif. Sedangkan interaktif adalah interaksi yang dilakukan antara 2 orang atau lebih. Jadi komunikasi interaksi adalah proes penyampian pesan atau informasi dari komunikator kepada komunikan melali media dengan cara berinteraksi langsung.

Komunikasi interaktif didukung dengan adanya media seperti televisi dan radio, feed back yang didapat juga langsung dapat diterima. Contohnya adalah dialog interaktif saat berita yang menampilkan seorang TKW yang berada di arab saudi yang berbicara langsung melalui via telpon dengan keluarga yang berada di tanah air. dari situ dapat kita lihat interaksi yang dilakukan.

Dan yang terakhir adalah komunikasi massa. Komunikasi massa adalah proses dimana organisasi media membuat dan menyebarkan pesan kepada khalayak banyak (publik). Organisasi - organisasi media ini akan menyebarluaskan pesan-pesan yang akan memengaruhi dan mencerminkan kebudayaan suatu masyarakat, lalu informasi ini akan mereka hadirkan serentak pada khalayak luas yang beragam. Hal ini membuat media menjadi bagian dari salah satu institusi yang kuat di masyarakat. Dalam komunikasi masa, media masa menjadi otoritas tunggal yang menyeleksi, memproduksi pesan, dan menyampaikannya pada khalayak.

Terdapat beberapa kemiripan antar karakterisitik. Sebagai contohnya adalah dalam bagian karakteristik arus informasi. arus komunikasi interpersonal itu bersifat one to few. Atau dari satu sumber ke beberapa orang.  Namun, pada zaman sekarang komunikasi interpersonal sudah banyak yang menggunakan berbagai jenis media. Penggunaan media tersebut ditujukan untuk memperlancar komunikasi interpersonal. Pada faktanya, segala jenis komunikasi yang menggunkan media sebagai perantara itu, dinamakan komunikasi massa.

Contoh lain adalah mengenai sumber khalayaknya. Sumber khalayak komunikasi interpersonal adalah individu, sedangkang komunikasi interaktif adalah peserta komunikasi interaktif. Namun, peserta komunikasi interaktif selalu memungkinkan individu. Dimana ada dua orang yang juga saling bertukar informasi. Hal ini nyaris sama dengan komunikasi interpersonal.

Karakteristik yang samar ini merupakan dampak dari adanya teknologi komunikasi. Conoh nyatanya bisa diambil dari kasus blackberry, dimana ketika pesan disampaikan melalui blackberry messenger (BBM). Konteks pesan tersebut adalah untuk berkomunikasi antara individu yang satu dengan individu yang lain. Namun seketika berubah, ketika kita menyadari bahwa dalam komunikasi interpersonal tersebut menggunakan media sebagai salurannya. Berarti komunikasi tersebut dapat berbentuk komunikasi massa.

Dalam menggunakan broadcast message (BM) juga terdapat kesamaran. Dimana komunikasi tersebut merupakan komunikasi interpersonal juga, namun dapat berubah menjadi komunikasi massa, karena BM ditujukan kepada khalayak banyak dan menggunakan media juga.

Semua kesamaran tersebut terjadi karena adanya perkembangan teknologi. Yang awalnya manusia hanya berkomunikasi sebatas tatap muka, kini dapt berkomunikasi secara media. Dalam menyikapi perbedaan tersebut, tidak usahlah dibawa repot. Karena intinya, hal tersebut dapat dibedakan melalui konteks, waktu dan isi pesan tersebut. Bagaimana juga kita bisa menyikapi berbagai perubahan berdasarkan perkembangan teknologi yang terjadi pada era sekarang ini.


BAB III
PENUTUPAN

A.      KESIMPULAN
1.      Karakteristik komunikasi berdasarkan jenis-jenis komunikasi yaitu :
a.       Saluran komunikasi, alat melalui mana sumber komunikasi menyampaikan pesan-pesan kepada penerima.
b.      Saluran media massa, komunikasi melalui publisitas, universalitas, periodisitas, kontinuitas, aktualitas.
c.       Komunikasi tatap muka, bentuk komunikasi yang mempertemukan secara tatap muka secara langsung antara pihak komunikator dan komunikan.
d.      Komunikasi interaktif, penyampian pesan dari sumber kepada penerima pesan melalui media tertentu yang mampu memberikan feed back secara langsung. Kumunikasi ini berkembang seiring berkembangnya zaman.
e.       Komunikasi massa, komunikasi yang karakternya komunikatorny melembaga/kolektif, umpan balik tertunda, bersifat anonim dan heterogen.

2.      Karakteristik komunikasi secara umum
a.       Komunikasi adalah suatu proses
b.      Komunikasi adalah upaya yang disengaja dan punya tujuan
c.       Komunikasi menuntut adanya partisipasi dan kerja saa
d.      Komunikasi bersifat simbolis dan transaksional
e.       Komunikasi menembus faktor ruang dan waktu.

3.      Hubungan karakteristik komunikasi interpersonal, massa dan interktif yaitu Terdapat beberapa kemiripan antar karakterisitik. Sebagai contohnya adalah dalam bagian karakteristik arus informasi. arus komunikasi interpersonal itu bersifat one to few. Atau dari satu sumber ke beberapa orang.  Namun, pada zaman sekarang komunikasi interpersonal sudah banyak yang menggunakan berbagai jenis media. Penggunaan media tersebut ditujukan untuk memperlancar komunikasi interpersonal. Pada faktanya, segala jenis komunikasi yang menggunkan media sebagai perantara itu, dinamakan komunikasi massa.

B.       SARAN
Jenis-jenis komunikasi pada saat ini semakin berkembang. Karakternya pun berbeda-beda. Maka dari itu kita harus mengetahui karakter-karakter dari tiap jenis-jenis komunikasi agar kita mavpu mengetauhi cara penggunaanya dengan tepat.


DAFTAR PUSTAKA






Tidak ada komentar:

Posting Komentar